Nilai Tukar Rupiah & Kebijakan Moneter
Hubungan antara Kebijakan Moneter BI dengan Nilai Tukar Rupiah
oleh : Kartini Dewi, Mahasiswa S2 ITB Ahmad Dahlan Jakarta
"Bank Indonesia adalah suatu lembaga negara
yang mandiri dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari pengaruh
pemerintah dan atau pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang tegas diatur dalam
undang-undang."
Bank Indonesia (BI) sebagai Bank Sentral adalah bank yang bertugas memelihara agar sistem
moneter berjalan atau bekerja secara efisien sehingga dapat menjamin
tercapainya tingkat pertumbuhan kredit/uang yang beredar sesuai dengan yang
diperlukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tanpa mengakibatkan inflasi.
Tugas Bank Indonesia Sebagai Bank Sentral adalah:
1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.
2. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem
pembayaran.
3. Menjadi pengatur dan pengawas perbankan untuk
aspek makroprudensial.
4. Lender of the Last Resort.
KURS TRANSAKSI BANK INDONESIA
|
NO |
Mata
Uang |
Nilai |
Kurs
Jual |
Kurs
Beli |
|
1 |
AUD |
1 |
10419,04 |
10309,53 |
|
2 |
BND |
1 |
10700,28 |
10587,65 |
|
3 |
CAD |
1 |
11459,23 |
11344,32 |
|
4 |
CHF |
1 |
15288,49 |
15130,08 |
|
5 |
CNH |
1 |
2202,14 |
2180,03 |
|
6 |
CNY |
1 |
2205,37 |
2183,04 |
|
7 |
DKK |
1 |
2110,96 |
2089,65 |
|
8 |
EUR |
1 |
15705,82 |
15546,63 |
|
9 |
GBP |
1 |
18436,05 |
18242,41 |
|
10 |
HKD |
1 |
1875,1 |
1856,33 |
|
11 |
JPY |
100 |
11585,51 |
11467,52 |
|
12 |
KRW |
1 |
11,64 |
11,53 |
|
13 |
KWD |
1 |
48122,38 |
47627,98 |
|
14 |
LAK |
1 |
1,11 |
1,1 |
|
15 |
MYR |
1 |
3351,91 |
3315,54 |
|
16 |
NOK |
1 |
1533,52 |
1517,7 |
|
17 |
NZD |
1 |
9521,22 |
9420,66 |
|
18 |
PGK |
1 |
4179,98 |
4029,1 |
|
19 |
PHP |
1 |
281,37 |
278,46 |
|
20 |
SAR |
1 |
3923,92 |
3884,67 |
|
21 |
SEK |
1 |
1494,74 |
1479,52 |
|
22 |
SGD |
1 |
10700,28 |
10587,65 |
|
23 |
THB |
1 |
430,11 |
425,45 |
|
24 |
USD |
1 |
14718,23 |
14571,78 |
|
25 |
VND |
1 |
0,63 |
0,63 |
( Dalam Table adalah informasi mengenai Kurs Penukaran IDR terhadap Mata Uang Asing yang di publish oleh BI pada 27 maret 2022)
sumber : https://www.bi.go.id/id/statistik/informasi-kurs/transaksi-bi/default.aspx
Nilai Tukar mata uang sebuah negara adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan ekonomi suatu negara. Nilai tukar memiliki peranan yang sangat penting dalam perdagangan internasional, yang menjadi faktor penentu ekonomi global. Oleh karenanya nilai tukar menjadi ukuran ekonomi yang paling diperhatikan, dianalisis dan dimanipualsi secara kebijakan. Beberapa hal yang mempengaruhi penentuan nilai tukar, yaitu :
1. Perbedaan angka inflasi
2. Perbedaan pada suku bunga
3. Defisit akun berjalan
4. Utang Publik
5. Ketentuan Perdagangan
6. Stabilitas politik dan kinerja ekonomi
Nilai Tukar mata uang sebuah negara adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan ekonomi suatu negara. Nilai tukar memiliki peranan yang sangat penting dalam perdagangan internasional, yang menjadi faktor penentu ekonomi global. Oleh karenanya nilai tukar menjadi ukuran ekonomi yang paling diperhatikan, dianalisis dan dimanipualsi secara kebijakan. Beberapa hal yang mempengaruhi penentuan nilai tukar, yaitu :
1. Perbedaan angka inflasi
2. Perbedaan pada suku bunga
3. Defisit akun berjalan
4. Utang Publik
5. Ketentuan Perdagangan
6. Stabilitas politik dan kinerja ekonomi
KEBIJAKAN MONETER
Kebijakan moneter adalah tindakan yang dilakukan oleh BI untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dan kredit untuk mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat. Kebijakan moneter adalah keputusan yang diambil oleh pemerintah dalam rangka menunjang aktivitas ekonomi melalui berbagai hal yang berkaitan dengan penetapan jumlah peredaran uang di masyarakat. Tujuan utama kebijakan moneter adalah menjaga kestabilan ketersediaan uang suatu negara. Karena persediaan uang negara mempengaruhi berbagai aktivitas ekonomi, seperti inflasi, suku bunga bank, dan sebagainya.
Sebagaimana yang dijelaskan dalam UU No. 3 Tahun 2004 tentang Kebijakan Moneter Bank Indonesia, tujuan kebijakan moneter yang utama yakni menjaga kestabilan nilai rupiah. Demi mewujudkan hal tersebut, banyak aspek yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia. Tujuan kebijakan moneter adalah Menjamin Stabilitas Ekonomi, Mengendalikan Inflasi, Meningkatkan Lapangan Pekerjaan, Melindungi Stabilitas Harga Barang di pasar, Menjaga Keseimbangan Neraca Pembayaran Internasional, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi. Seluruh dampak atas kebijakan moneter diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebab demi mencapai tujuan tersebut, diperlukan berbagai kesuksesan tiap komponen. Misalnya seperti, tersedia lapangan pekerjaan, kontrol tingkat inflasi, aktivitas produksi dan permintaan barang, dan lainnya.
Komentar
Posting Komentar