Nilai Tukar Rupiah & Kebijakan Moneter

 Hubungan antara Kebijakan Moneter BI dengan Nilai Tukar Rupiah 

oleh : Kartini Dewi, Mahasiswa S2 ITB Ahmad Dahlan Jakarta


Gambar : Kurs IDR terhadap USD (27 mei 2022)
Menurut UU RI nomor 3 Tahun 2004 tentang perubahan atas UU nomor 3 Tahun 23 Tahun 1999 Tentang Bank Indonesia.

"Bank Indonesia adalah suatu lembaga negara yang mandiri dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari pengaruh pemerintah dan atau pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang tegas diatur dalam undang-undang."

        Bank Indonesia (BI) sebagai Bank Sentral adalah bank yang bertugas memelihara agar sistem moneter berjalan atau bekerja secara efisien sehingga dapat menjamin tercapainya tingkat pertumbuhan kredit/uang yang beredar sesuai dengan yang diperlukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tanpa mengakibatkan inflasi.

Tugas Bank Indonesia Sebagai Bank Sentral adalah:

1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.

2. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.

3. Menjadi pengatur dan pengawas perbankan untuk aspek makroprudensial.

4. Lender of the Last Resort.

KURS TRANSAKSI BANK INDONESIA

NO

Mata Uang

Nilai

Kurs Jual

Kurs Beli

1

AUD

1

10419,04

10309,53

2

BND

1

10700,28

10587,65

3

CAD

1

11459,23

11344,32

4

CHF

1

15288,49

15130,08

5

CNH

1

2202,14

2180,03

6

CNY

1

2205,37

2183,04

7

DKK

1

2110,96

2089,65

8

EUR

1

15705,82

15546,63

9

GBP

1

18436,05

18242,41

10

HKD

1

1875,1

1856,33

11

JPY

100

11585,51

11467,52

12

KRW

1

11,64

11,53

13

KWD

1

48122,38

47627,98

14

LAK

1

1,11

1,1

15

MYR

1

3351,91

3315,54

16

NOK

1

1533,52

1517,7

17

NZD

1

9521,22

9420,66

18

PGK

1

4179,98

4029,1

19

PHP

1

281,37

278,46

20

SAR

1

3923,92

3884,67

21

SEK

1

1494,74

1479,52

22

SGD

1

10700,28

10587,65

23

THB

1

430,11

425,45

24

USD

1

14718,23

14571,78

25

VND

1

0,63

0,63

 ( Dalam Table adalah informasi mengenai Kurs Penukaran IDR terhadap Mata Uang Asing yang di publish oleh BI pada 27 maret 2022)

sumber : https://www.bi.go.id/id/statistik/informasi-kurs/transaksi-bi/default.aspx

        Nilai Tukar mata uang sebuah negara adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan ekonomi suatu negara. Nilai tukar memiliki peranan yang sangat penting dalam perdagangan internasional, yang menjadi faktor penentu ekonomi global. Oleh karenanya nilai tukar menjadi ukuran ekonomi yang paling diperhatikan, dianalisis dan dimanipualsi secara kebijakan. Beberapa hal yang mempengaruhi penentuan nilai tukar, yaitu :

1. Perbedaan angka inflasi

2. Perbedaan pada suku bunga

3. Defisit akun berjalan

4. Utang Publik

5. Ketentuan Perdagangan

6. Stabilitas politik dan kinerja ekonomi

   

KEBIJAKAN MONETER

    Kebijakan moneter adalah tindakan yang dilakukan oleh BI untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dan kredit untuk mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat. Kebijakan moneter adalah keputusan yang diambil oleh pemerintah dalam rangka menunjang aktivitas ekonomi melalui berbagai hal yang berkaitan dengan penetapan jumlah peredaran uang di masyarakat. Tujuan utama kebijakan moneter adalah menjaga kestabilan ketersediaan uang suatu negara. Karena persediaan uang negara mempengaruhi berbagai aktivitas ekonomi, seperti inflasi, suku bunga bank, dan sebagainya.

    Sebagaimana yang dijelaskan dalam UU No. 3 Tahun 2004 tentang Kebijakan Moneter Bank Indonesia, tujuan kebijakan moneter yang utama yakni menjaga kestabilan nilai rupiah. Demi mewujudkan hal tersebut, banyak aspek yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia. Tujuan kebijakan moneter adalah Menjamin Stabilitas Ekonomi, Mengendalikan Inflasi, Meningkatkan Lapangan Pekerjaan, Melindungi Stabilitas Harga Barang di pasar, Menjaga Keseimbangan Neraca Pembayaran Internasional, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi. Seluruh dampak atas kebijakan moneter diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebab demi mencapai tujuan tersebut, diperlukan berbagai kesuksesan tiap komponen. Misalnya seperti, tersedia lapangan pekerjaan, kontrol tingkat inflasi, aktivitas produksi dan permintaan barang, dan lainnya.

        Sehingga BI sebagai bank sentral memiliki wewenang penuh lewat kebijakan moneter untuk bisa mencegah hal-hal yang dapat mempengaruhi penentuan nilai tukar sebagaimana tujuan utama kebijakan moneter yaitu menjaga kestabilan ketersediaan uang suatu negara. Karena persediaan uang negara mempengaruhi berbagai aktivitas ekonomi, seperti inflasi, suku bunga bank, dan sebagainya.

Komentar