Manajemen Keuangan Perbankan Syariah

 

Main Topic: "Hubungan Kondisi Ekonomi dan Kredit Perbankan"



"Banyak orang beranggapan bahwa permasalahan kredit atau pembiayaan hanya merupakan masalah pada lembaga perbankan. Namun di balik itu, ternyata bank sangat tergantung pada kondisi ekonomi dalam menyalurkan kredit atau pembiayaannya. "

"Habis Pandemi Terbitlah Inflasi "

Pandemi covid-19 sempat membuat deru mesin ekonomi Indonesia melemah hingga akhirnya masuk jurang resesi pada kuartal ketiga 2020. bahkan MENURUT OECD (Organization for Economic Cooperation and Development), VIRUS INI MENJADI “ANCAMAN TERTINGGI TERHADAP EKONOMI GLOBAL SEJAK KRISIS KEUANGAN 2007-08”. Namun berkat respons dan sinergi dari berbagai otoritas serta penanganan pandemi yang terus membaik, pertumbuhan ekonomi kembali ke jalur positif mulai kuartal kedua 2021 dan saat ini telah mendekati level sebelum pandemi. Selanjutnya ancaman terhadap laju gerak ekonomi Indonesia mulai berubah haluan dari pandemi ke inflasi. Inflasi dapat diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. sama seperti halnya pandemi , kenaikan inflasi pada level yang tinggi akan memaparkan risiko kepada sektor perbankan berpa risiko kredit dan likuiditas. Melonjaknya harga barang akan mendorong masyarakat mengutamakan kebutuhan pokok terlebih dahulu sebelum membayar kewajibannya kepada perbankan. Alhasil, kapasitas membayar utang kepada bank kian menurun.

Bagi Korporasi Inflasi yang tinggi berdampak pada penurunan penjualan karena tidak terjangkau oleh konsumen sehingga kemampuan korporasi dalam membayar kewajiban kepada bank juga menurun. Kondisi ini berimbas pula pada penurunan produksi sehingga korporasi akan mengurangi permintaan kredit dari bank.

Inflasi yang tinggi juga akan menggerus dana yang tersimpan di bank. Karena menyimpan uang di bank sudah tidak menarik lagi akibat nilai uang secara riil yang kian mengecil. Dampaknya Bila inflasi tidak dikendalikan maka akan berpotensi memicu instabilitas sistem keuangan, yaitu kondisi keuangan yang tidak berfungsi dengan efektif dan efisien. sementara apabila sistem keuangan tidak stabil dan tidak berfungsi secara efisien, pengalokasian dana tidak akan berjalan dengan baik sehingga dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Di dalam perekonomian nasional, stabilitas sistem keuangan memiliki peran yang teramat penting. Ini karena dalam sebuah mata rantai perekonomian, sistem keuangan bertugas untuk menyalurkan dana dari pihak berlebih atau surplus kepada pihak yang kekurangan atau mengalami defisit.

Selengkapnya...

Berikut adalah materi diskusi dan presentasi yang disiapkan oleh Kelompok 3 dalam memenuhi tugas kelompok mata kuliah Manajemen Keuangan Perbankan Syariah. Materi diskusi kelompok ini berdasarkan sebuah artikel berjudul "Habis Pandemi Terbitlah Inflasi " Untuk PPT lengkap bisa diakses dalam link gdrive dibawah ini :

https://drive.google.com/file/d/1xML4D8zUbi8rZSroCmeXl2Ecp-m3rLyv/view?usp=sharing











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Transaksi Forward Jual

ANALISIS KINERJA DAN TINGKAT KESEHATAN BANK

CHAPTER 10 BANKING & THE MANAGEMENT OF FINANCIAL INSTITUTION