Transaksi Forward Jual
TRANSAKSI FORWARD
(PENGERTIAN DAN CONTOH SOAL)
“Transaksi
Forward disebut juga Outright adalah transaksi jual beli valuta berbagai mata
uang secara berjangka, yaitu penyerahannya lebih dari 2 hari kerja, bisa 1
minggu, 1 bulan, 2 bulan, 6 bulan atau setahun.” (Selamet Riyadi, 2006)
(gambar hanya ilustrasi)
Dalam jual beli mata uang (transaksi valas) terdapat empat model transaksi valas yaitu Spot, Forward, Swap, dan Option. Dari keempat model tersebut terdapat unsur maisir atau spekulasi, sehingga diharamkan oleh sistem ekonomi syariah, kecuali transaksi Spot. Solusi untuk menjalankan transaksi valas maka diperlukan adanya perlindungan terhadap nilai tukar atau biasa disebut dengan Hedging. Adanya hedging (lindung) terhadap nilai akan menjaga dari harga yang telah disepakati diawal sekalipun pembayaran dilakukan diakhir sehingga transaksi yang dilakukan tidak menumbulkan spekulasi (Fatwa Dewan Syariah, 2002)
Hedging dikenal dalam istilah bahasa arab dengan sebutan al-Tahawwuth al-Islami. Fatwa DSN MUI No 96 Tahun 2015 menjelaskan bahwa maksud dari Al-tahawwuth al-Islami/Islamic Hedging atas nilai tukar yakni cara atau teknik untuk mengurangi risiko yang timbul maupun yang diperkirakan akan timbul akibat adanya fluktuasi nilai tukar. Valuta asing yang dalam bahasa asing dikenal dengan Foreign Exchange (Forex) merupakan mata uang yang di keluarkan sebagai alat pembayaran yang sah di negara lain.
1. Spot Transaction. Transaksi spot
merupakan transaksi valuta asing dengan penyerahan dan pembayaran saat itu
juga, meskipun dalam praktek transaksi spot akan diselesaikan pada dua hari
kerja berikutnya. Jika tanggal penyerahan merupakan hari libur maka
penyelesaiannya ada pada hari berikutnya dan penyelesaian ini disebut value
date.
2. Forward Transaction. Transaksi forward yaitu transaksi valas dengan penyerahan pada beberapa
waktu mendatang sejumlah mata uang tertentu berdasarkan sejumlah mata uang
tertentu lain. Kurs dalam forward ditentukan di muka sedangkan penyerahan dan
pembayaran dilakukan beberapa waktu mendatang pada saat kontrak jatuh tempo (Muhammad Sulhan, 2010)
3. Swap Transaction. Yaitu pembelian
dan penjualan bersamaan sejumlah tertentu mata uang dengan 2 tanggal valuta
(penyerahan) yang berbeda. Pembelian danpenjualan mata uang tersebut dilakukan
pada bank lain yang sama. Jenis transaksi swap yang umum adalah spot terhadap
forward. Dealer membeli suatu mata uang dengan transaksi spot dan secara
simultan menjual kembali jumlah yang sama kepada bank yang sama dengan kontrak
forward, dealer tidak akan menghadapi risiko valas yang tidak diperkirakan.Transaksi
ini berbeda dengan transaksi spot an forward.
4. Option Transaction. Transaksi option merupakan kontra untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu tertentu(Muhammad Sulhan,)
“Forward
Agreement (Al-muwa’adatli‘aqdal-sharfal-fawrifial-mustaqbal) yang selanjutnya
disebut Forward Agreement adalah saling berjanji (muwa’adah) untuk melakukan
Transaksi Spot dalam jumlah tertentu di masa yang akan datang dengan nilai
tukar atau perhitungan nilai tukar yang disepakati pada saat saling berjanji.”
(PBI
No. 18/2/PBI/2016)
Karakteristik Transaksi Forward
- Kewajiban menyerahkan valuta asing yang dijual atau hak untuk menerima valuta asing yang dibeli belum timbul saat kontrak disetujui.
- Kewajiban dan hak baru timbul pada akhir jangka waktu kontrak.
- Periode kontrak dimulai dua hari kerja setelah kontrak disepakati (spot value).
Istilah-istilah
yang Digunakan dalam Transaksi Forward
1. Spot value adalah tanggal efektif, yaitu dua hari
kerja setelah kontrak disetujui.
2. Base currency adalah mata uang yang menjadi
referensi.
3. Currency adaIah mata uang yang bukan menjadi
referensi.
Contoh:
USD/IDR a USD = Base currency, IDR = Currency ,
EUR/IDR
a EUR = Base currency; IDR = Currency
4. Forward point
adalah bilangan yang mencerminkan perbedaan antara tingkat bunga base currency
dengan tingkat bunga currency. Dalam praktik yang dilakukan oleh bank, ada rumusan
yang digunakan untuk menghitung forward point sebagai berikut.
Forward Point = SR
x (CI-BCI) x CP
360
5. At discount
terjadi jika interest base currency lebih besar dari interest currency maka
kurs forward dihitung dengan cara mengurangkan spot dengan forward point. Jadi,
nilai pada yang akan datang kurs base currency lebih rendah dari kurs spot.
6. At premium
terjadi jika interest base currency lebih kecil dari interest currency, maka
kurs forward dihitung dengan cara menambahkan kurs spot dengan forward point.
Jadi, nilai pada yang akan datang kurs base currency lebih tinggi dari kurs
spot.
7. Premi atau
diskon forward adalah forward point setelah diperhitungkan dengan margin untuk
bank.
8. Kurs forward adalah kurs spot setelah diperhitungkan dengan premi atau diskon forward.
Contoh Perhitungan Forward Beli
1) Tanggal 4 September 2006,
nasabah Bank Mandiri PT Salahutu eksportir kerang mutiara di Ambon menutup
kontrak forward sebesar USD. 1 juta untuk hasil ekspor yang akan diperoleh satu
bulan (30 hari) yang akan datang. Sehubungan dengan piutang valuta asing tersebut,
eksportir ingin menerima dalam IDR. Jika informasi kurs dan tingkat bunga pada tanggal
tersebut adalah sebagai berikut. Kurs spot USD/IDR: 9,181/281
USD interest rate 1 month: 3.00%
IDR interest rate 1 month: 9.00%
Pertanyaan:
Berapa kurs forward yang akan
diberikan bank Mandiri kepada eksportir jika bank memperhitungkan margin
sebesar Rp2 per USD sebagai keuntungan?
Proses transaksinya adalah sebagai
berikut.
· Kontrak forward ditutup 4 September 2006 dengan
valuta spot. Dengan demikian, value date adalah 6 September 2006 dan periode
kontrak 30 hari mulai 6 September 2006 – 6 Oktober 2006.
· Interest base currency (USD) lebih kecil dari
interest currency (IDR). Jadi, USD at premium terhadap IDR artinya untuk
periode ke depan USD menguat terhadap IDR, maka bank harus membayar premi
kepada eksportir.
· Karena eksportir akan menjual valuta asing
kepada bank, dan bank akan membeli vaIuta asing milik eksportir, maka kurs spot
yang digunakan adalah Kurs Spot Beli. Dari sisi bank transaksi ini adalah
Transaksi Forward Beli. Perhitungan menggunakan rumus forward point:
Forward point = SR
x (CI – BCI) x CP = 9.181 x (9% -3%) x 30= 45,90
360 360
Forward point = 45,90
Margin bank = 2.00 (-)
Premi forward = 43,90
Kurs spot beli = 9.181,00 (+)
Kurs Forward beli = 9224,90
· Pada 6 Oktober 2006 bank akan membeli vaIuta
asing milik eksportir PT Salahutu sebesar USD 1 juta dengan kurs Rp9.224,90 per
USD. Jadi, eksportir akan menerima sebesar Rp.9.224.900.000, Dalam akuntansi
bank transaksi itu dibukukan, bankmembeli USD.1 juta dengan kurs Rp9.181, dan
membayar Premi Forward sebesar Rp.43,90 per USD.1
2) Jika pada 4 September 2006, PT
Salahutu ingin menutup kontrak forward atas piutang USD1 juta yang akan
diterima 1 bulan mendatang terhadap JPY, artinya pada saat jatuh tempo kontrak,
bank akan membeli USD milik eksportir dan menyerahkan JPY kepada PT Salahutu.
Informasi kurs dan tingkat bunga yang tersedia, yakni:
Kurs spot USD/JPY: 120,85/95
USD interest rate 1 month: 3.00%
JPY interest rate 1 month: 2%
Pertanyaan:
Berapa kurs forward yang akan
diberikan oleh Bank Mandirl kepada eksportir jika bank memperhltungkan margin
sebesar JPY 0,02 per USD sebagai keuntungan?
Proses transaksinya adalah sebagai
berikut.
· Kontrak forward ditutup tanggal 4 September 2006
dengan valuta spot. Dengan demikian, value date adalah 6 September 2006 dan
periode kontrak 30 hari mulai 6 September 2006 – 6 Oktober 2006.
· Interest
base currency (USD) lebih besar dari interest currency (JPY). Jadi, USD at discount
terhadap JPY, artinya untuk periode ke depan USD melemah terhadap JPY sehingga
bank memperoleh diskon dari transaksi. Karena eksportir akan menjual USD-nya
kepada bank dan membeli JPY dari bank, maka bank akan membeli USD eksportir
dengan kurs spot menggunakan Kurs Spot Beli USD/JPY. Dari sisi bank transaksi
ini adalah Transaksi Forward Beli.
· Perhitungan menggunakan rumus forward point:
forward point = SR
x (Cl -BCI) x CP = 120,85 x (2% - 3%) x 30 = (0,10)
360 360
Forward Point = (0,10)
Margin bank = (0,02) (-)
Discount forward = (0,08)
Kurs spot beli = 120,85 (+)
Kurs forward beli = 120,77
· Pada tanggal 6 Oktober 2006 bank akan membeli
USD milik eksportir PT Salahutu sebesar USD 1 juta dengan kurs JPY 120,77 per
USD. Jadi eksportir akan menerima sebesar JPY 120.770.000 Dalam akuntansi bank
transaksi lni dibukukan, bank membeli USD 1 juta dengan kurs JPY120,85 dan
memperoleh pendapatan dari eksportir berupa diskon forward sebesar JPY 0,08 per
USD 1.
(Dikutip dari buku Manajemen Aktiva Pasiva Bank
Devisa, Boey Loen dan Sony Ericson, Penerbit Grasindo, 2008 (hal 40 sd 46).)
Contoh Soal Forward Jual (At Discount):
· Pada tanggal 1 November 2018, Asea
Co.Ltd, Tokyo ingin menutup kontrak forward atas L/C impor sebesar USD
1.000.000 yang akan jatuh tempo 1 Desember 2018.
·
Asea akan menyerahkan JPY kepada bank
dan bank akan menyerahkan USD kepada perusahaan.
·
Kurs spot USD/JPY : 112,60/80
·
USD interest : 2,5%
·
JPY interest : 1%
Pertanyaannya
:
berapa kurs forward yang akan diberikan oleh bank kepada importir jika bank
memperhitungkan margin sebesar JPY 0,03 per USD sebagai keuntungan?
Jawab
:
Proses transaksinya adalah sebagai berikut:
a. Kontrak
forward ditutup 1 November 2018 dengan valuta spot. Dengan demikian, value date
adalah 3 November 2018 dan periode kontrak 28 hari mulai dari 3 November 2018
hingga 1 Desember 2018.
b. Interest
base currency (USD) lebih besar dari interest currency (JPY). Jadi, USD at
discount terhadap JPY artinya untuk periode ke depan USD melemah terhadap JPY, sehingga bank
memperoleh diskon dari transaksi.
c. Karena
importir akan menjual USD dari bank dan menjual JPY kepada bank, maka bank akan
menjual USD eksportir dengan kurs spot menggunakan Kurs Spot Jual USD/JPY. Dari
sisi bank transaksi ini adalah Transaksi Forward Jual.
d. Perhitungan
menggunakan rumus Forward Point:
Forward Point = SR x (CI BCI) x
CP = 112,80 x (1% - 2,5%) x 28 = - 0,13
360 360
Forward Point = (0,13)
Margin bank = 0,03 (+)
Discount Forward = (0,1)
Kurs Spot Jual = 112,80 (+)
Kurs Forward Jual = 112,7
e. Pada
Tanggal 1 Desember 2018 bank akan menjual USD kepada importir Asea Co.Ltd,
Tokyo sebesar USD 1.000.000 dengan kurs JPY 112,7 per USD. Jadi importir akan
menerima sebesar JPY 112.700.000. Dalam akuntansi bank transaksi ini dibukukan,
bank menjual USD 1.000.000 dengan kurs JPY 112,80 dan membayar kepada importir
berupa diskon forward sebesar JPY 0,1 per USD 1.
Contoh Soal Forward Jual (At Premium)
Soal:
PT Nayasa nasabah Bank Syariah Sejahtera
berkewajiban membayar L/C impor sebesar USD 500.000 yang akan jatuh tempo 90
hari lagi sejak 25 November 2021, Indikasi kurs USD/IDR akhir-akhir ini
menunjukkan bahwa kurs USD cenderung menguat terhadap IDR.
Pertanyaan
:
1. Transaksi
lindung nilai apa yang harus dilakukan oleh PT. Nayasa untuk menggambarkan
kewajibannya?
2. Jika
bank mengambil Spread Margin senilai Rp.10 per USD, berapa premi yang harus
dibayar?
3. Kapan
eksekusi transaksi tersebut dilakukan? Bagaimana perhitungan transaksinya?
Jawab
:
1. Transaksi
yang digunakan adalah transaksi Forward Jual, dimana dalam hal bank menjual
valuta kepada PT. Nayasa.
2. Jika
bank mengambil Spread Margin senilai Rp.10 per USD, maka preminya adalah :
Rumus Perhitungan Forward Point = SR
x (CI -BCI) x CP
360
asumsi :
Kurs Spot = 9.181/281
USD interest = 3,00%
IDR interest = 9,00%
maka :
Forward Point = SR x (CI -BCI) x
CP = 9.281 x (9% - 3%) x 90 = 139,215
360 360
Forward Point = 139,215
Margin bank = 10,00 (+)
Premi Forward = 149,215
Kurs Spot Jual =
9.281,00(+)
Kurs Forward Jual = 9.430,215
Pada Tanggal 25 Februari 2022 bank
akan menjual USD kepada importir PT Nayasa sebesar USD 500.000 dengan kurs IDR
9.430,215 per USD. Jadi importir akan menerima sebesar IDR 4.715.107.000,5
Dalam akuntansi bank transaksi ini dibukukan, bank menjual USD 500.000 dengan
kurs IDR 9.281,00 dan membayar kepada importir berupa premi forward sebesar IDR
149,215 per USD 1.
3. Eksekusi transaksi dilakukan 90 hari mulai dari 27 November 2021 – 25 February 2022.
Proses Transaksinya adalah sebagai
berikut:
· Kontrak forward ditutup pada 25 November
2021 dengan valuta spot, dengan demikian value date 27 november 2021 dan periode kontrak 90 hari mulai dari 27 November
2021 – 25 February 2022.
· interest base currency (USD) lebih kecil
dari interest currency (IDR). Jadi USD at premium terhadap IDR, artinya untuk
periode ke depan USD menguat terhadap IDR. Oleh karena itu, bank harus membayar
premi terhadap eksportir.
· Karena eksportir akan membeli valuta
asing dari bank, dan bank menjual valuta asing kepada eksportir, maka kurs spot
yang digunakan adalah kurs spot jual, dari sisi transaksi ini adalah transaksi
Forward Jual.
· dilakukan Perhitungan menggunakan Forwad
Point :
Rumus
Perhitungan Forward Point = SR x (CI -BCI) x CP
360
asumsi :
Kurs Spot = 9.181/281
USD interest = 3,00%
IDR interest = 9,00%
maka :
Forward Point = SR
x (CI -BCI) x CP = 9.281 x (9% - 3%) x 90 = 139,215
360 360
Forward Point =
139,215
Margin bank = 10,00 (+)
Premi Forward = 149,215
Kurs Spot Jual =
9.281,00(+)
Kurs Forward
Jual = 9.430,215
Pada
Tanggal 25 Februari 2022 bank akan menjual USD kepada importir PT Nayasa
sebesar USD 500.000 dengan kurs IDR 9.430,215 per USD. Jadi importir akan
menerima sebesar IDR 4.715.107.000,5 Dalam akuntansi bank transaksi ini
dibukukan, bank menjual USD 500.000 dengan kurs IDR 9.281,00 dan membayar
kepada importir berupa premi forward
sebesar IDR 149,215 per USD 1.
Analisis Transaksi Lindung Nilai Syariah (Al-Tahawwuth Al-Islami / Islamic Hedging),Dede Abdurrhoman, Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Ecopreneur, Vol. 1, No. 1, Tahun 2020, hal 55-72.
Tulisannya keren
BalasHapusMantaaapppps
BalasHapusNumpang belajar di sini ya
BalasHapus